Ibu mempunyai cadangan FE tidak mencukupi untuk masa hamil karena bertambahnya volume darah & adanya kebutuhan janin.
FE berfungsi untuk mencegah anemia
Efek samping : - BAB warna hitam atau abu-abu.
- Terjadi mual, konstipasi, atau diare.
A. Dietnya
1. makan bahan makanan sumber FE : hati, daging, kuning telur, udang, serealia, kacang-kacangan & sayuran hijau
2. Bila sumber FE dari tumbuhan, diiringi dengan mengkonsumsi vitamin C
3. Penggunaan tablet besi sesuai dengan anjuran dokter atau bidan
4. FE diinum kurang lebih 2 jam sebelum atau sesudah makan dengan cukup cairan atau jus jeruk
5. Hindari minum FE dengan susu atau the
Selasa, 13 April 2010
DIET IBU HAMIL DENGAN DIABETES MELLITUS
A. Kemungkinan wanita menderita DM lebih besar jika :
1. Sudah lansia & melahirkan beberapa kali
2. Kegemukan, ada glukosaria
3. Sering abortus
4. Pernah melahirkan anak besar
5. Meninggal tanpa diketahui penyebabnya
B. Prinsip diet
1. Memperbaiki keadaan umum
2. Memperhankan BB normal
3. Mempertahankan kadar glukosa darah sekitar normal
4. Memberi modifikasi diet sesuai kondisi penderita
5. Makanan disajikan menarik
C. Pengaruh DM
1. Selama hamil : abortus & prematur, preeklampsi, kesakitan janin karena hipoglikemi, kelainan letak janin
2. Dalam persalinan : distosia bahu, bayi besar, kelahiran mati, mudah terjadi infeksi, melahirkan dengan tindakan berlebihan
D. Prinsip diet DM
1. Tepat jumlah kalori yang diberikan
2. Tepat jadwal/waktu makan
3. Tepat jenis makanan
4. Jenis makanan yang dihindari : gula, sirop, cace, dodol, dll (semua yang mengandung gula)
5. Jenis bahan yang dibatasi : bahan makanan sumber karbohidrat.
6. Kenaikan BB selama kehamilan : 10-11 kg
7. Bila gemuk, tapi taksiran berat janin terlalu kecil untuk umur kehamilan maka kalori ditambah
8. Bila taksiran berat janin terlalu besar, meskipun ibunya kurus maka kalori dikurangi.
1. Sudah lansia & melahirkan beberapa kali
2. Kegemukan, ada glukosaria
3. Sering abortus
4. Pernah melahirkan anak besar
5. Meninggal tanpa diketahui penyebabnya
B. Prinsip diet
1. Memperbaiki keadaan umum
2. Memperhankan BB normal
3. Mempertahankan kadar glukosa darah sekitar normal
4. Memberi modifikasi diet sesuai kondisi penderita
5. Makanan disajikan menarik
C. Pengaruh DM
1. Selama hamil : abortus & prematur, preeklampsi, kesakitan janin karena hipoglikemi, kelainan letak janin
2. Dalam persalinan : distosia bahu, bayi besar, kelahiran mati, mudah terjadi infeksi, melahirkan dengan tindakan berlebihan
D. Prinsip diet DM
1. Tepat jumlah kalori yang diberikan
2. Tepat jadwal/waktu makan
3. Tepat jenis makanan
4. Jenis makanan yang dihindari : gula, sirop, cace, dodol, dll (semua yang mengandung gula)
5. Jenis bahan yang dibatasi : bahan makanan sumber karbohidrat.
6. Kenaikan BB selama kehamilan : 10-11 kg
7. Bila gemuk, tapi taksiran berat janin terlalu kecil untuk umur kehamilan maka kalori ditambah
8. Bila taksiran berat janin terlalu besar, meskipun ibunya kurus maka kalori dikurangi.
Label:
gizi ibu hamil
Gizi bayi
A. Makanan bayi
ASI
1.Kolostrum : ASI yang diproduksi 1-5 hari setelah melahirkan, dengan ciri-ciri
a. Cairan kental kuning.
b. Merupakakan “Laxanta” untuk membersihkan usus bayi & mempersiapkan saluran pencernaan untuk menerima makanan.
c. Mengandung protein yang tinggi (gamma globulin)
d. Mengandung antibodi yang tinggi.
e. Ph lebih alkalis daripada ASI.
f. Menggumpal jika dipanaskan.
g. Kal, karbohidrat & lemak lebih rendah aripada ASI
h. Volume : 150-300 ml/24 jam.
2. ASI masa peralihan
a. Sekresi mulai hari ke 5-10 setelah melahirkan
b. Protein tinggi, makin lama makin rendah
c. Lemak & karbohidrat masih rendah
3. ASI mature
a. Putih kekuningan karena warna garam kalsium casienat, riboflavin, karotin
b. Tidak menggumpal jika dipanaskan
c. Ph 6,6 – 6,9
B. Keunggulan ASI
1. Semua zat gizi cukup untuk 4-6 bulan pertama
2. Tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan & ginjal
3. Mengandung antibodi untuk mencegah infeksi
4. Mengandung laktoferin untuk mengikat zat besi
5. Tidak mengandung β laktoglubolin yang dapat menyebabkan alergi
6. Ekonomis, praktis, segar, & bebas kuman
C. Pola pemberian makanan
1. 0-6 bulan : ASI
2. 6-9 bulan ; ASI, buah 1-2X, makanan lunak 2X, makanan lembek 1X, telur 1X.
3. 9-12 bulan : ASI/susu sapi 2X, buah 1-2 X, makanan lumat 1-2 X, makanan lembek 2X, telur 1 X.
D. Kebutuhan gizi bayi
1. BB ; (umur : 2) + 4
2. Kecukupan energi : 6-9 bulan
Laki-laki : 80-90 kkal/kg BB
Perempuan 60-80 kkal/kg BB
3. Protein : 1,5 gr/kg BB
E. Komposisi ASI dibandingkan dengan komposisi susu sapi
1. Karbohidrat
Pada ASI terdapat lebih banyak laktosa, yaitu karbohidrat utama dari susu. Semakin banyak laktosa akan mengurangi kolonisasi usus, salah satunya lactobacillus bifidus yang dapat mebuat keasaman lambung meningkat dan kurang menguntungkan bagi bayi.
2. Protein
Protein pada ASI banyak mengandung protein untuk imunitas (Ig A=protein anti infeksi), protein whey & kasein. Sedangkan pada susu sapi hanya mengandung protein whey dan kasein & menyebabkan susu sapi lebih sulit dicerna. Tingginya proporsi kasein dalam susu sapi menyebabkan insiden alergi & peradangan usus.
3. Lemak
Lemak pada ASI memiliki lebih banyak asam amino esensial & lipase sehingga lebih mudah dicerna.
4. Vitamin
Proporsi vitamin pada ASI lebih banyak dibandingkan vitamin pada susu sapi
5. Zat besi
Zat besi pada ASI mempunyai proporsi yang sama dengan zat besi pada susu sapi, tetapi zat besi pada ASI lebih mudah diserap karena pada ASI terdapat protein pengikat zat besi.
ASI
1.Kolostrum : ASI yang diproduksi 1-5 hari setelah melahirkan, dengan ciri-ciri
a. Cairan kental kuning.
b. Merupakakan “Laxanta” untuk membersihkan usus bayi & mempersiapkan saluran pencernaan untuk menerima makanan.
c. Mengandung protein yang tinggi (gamma globulin)
d. Mengandung antibodi yang tinggi.
e. Ph lebih alkalis daripada ASI.
f. Menggumpal jika dipanaskan.
g. Kal, karbohidrat & lemak lebih rendah aripada ASI
h. Volume : 150-300 ml/24 jam.
2. ASI masa peralihan
a. Sekresi mulai hari ke 5-10 setelah melahirkan
b. Protein tinggi, makin lama makin rendah
c. Lemak & karbohidrat masih rendah
3. ASI mature
a. Putih kekuningan karena warna garam kalsium casienat, riboflavin, karotin
b. Tidak menggumpal jika dipanaskan
c. Ph 6,6 – 6,9
B. Keunggulan ASI
1. Semua zat gizi cukup untuk 4-6 bulan pertama
2. Tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan & ginjal
3. Mengandung antibodi untuk mencegah infeksi
4. Mengandung laktoferin untuk mengikat zat besi
5. Tidak mengandung β laktoglubolin yang dapat menyebabkan alergi
6. Ekonomis, praktis, segar, & bebas kuman
C. Pola pemberian makanan
1. 0-6 bulan : ASI
2. 6-9 bulan ; ASI, buah 1-2X, makanan lunak 2X, makanan lembek 1X, telur 1X.
3. 9-12 bulan : ASI/susu sapi 2X, buah 1-2 X, makanan lumat 1-2 X, makanan lembek 2X, telur 1 X.
D. Kebutuhan gizi bayi
1. BB ; (umur : 2) + 4
2. Kecukupan energi : 6-9 bulan
Laki-laki : 80-90 kkal/kg BB
Perempuan 60-80 kkal/kg BB
3. Protein : 1,5 gr/kg BB
E. Komposisi ASI dibandingkan dengan komposisi susu sapi
1. Karbohidrat
Pada ASI terdapat lebih banyak laktosa, yaitu karbohidrat utama dari susu. Semakin banyak laktosa akan mengurangi kolonisasi usus, salah satunya lactobacillus bifidus yang dapat mebuat keasaman lambung meningkat dan kurang menguntungkan bagi bayi.
2. Protein
Protein pada ASI banyak mengandung protein untuk imunitas (Ig A=protein anti infeksi), protein whey & kasein. Sedangkan pada susu sapi hanya mengandung protein whey dan kasein & menyebabkan susu sapi lebih sulit dicerna. Tingginya proporsi kasein dalam susu sapi menyebabkan insiden alergi & peradangan usus.
3. Lemak
Lemak pada ASI memiliki lebih banyak asam amino esensial & lipase sehingga lebih mudah dicerna.
4. Vitamin
Proporsi vitamin pada ASI lebih banyak dibandingkan vitamin pada susu sapi
5. Zat besi
Zat besi pada ASI mempunyai proporsi yang sama dengan zat besi pada susu sapi, tetapi zat besi pada ASI lebih mudah diserap karena pada ASI terdapat protein pengikat zat besi.
Label:
gizi bayi
Selasa, 06 April 2010
lucu, ya...
Lucu ya, uang Rp 20.000-an kelihatan begitu besar bila dibawa kw kotak amal masjid, tapi begitu kecil bila dibawa ke supermarket.
Lucu ya, 45 menit teraasa terlalu lama untuk berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola.
Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.
Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdo’a atau sholat, tapi betapa mudahnya mencari bahan obrolan bila ketemu teman.
Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.
Lucu ya, susah banget baca Al-Qur’an 1 juz saja, tapi novel “best seller” 100 halama pun habis dilalap.
Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, dan berebut cari shaf paling belakang bila Jum;atan, agar bisa cepat keluar.
Lucu ya, susahnya orang mengajak berpartisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gosip.
Lucu ya, kita begitu percaya apa yang dikatakan koran, tapi sering kita mempertanyakan apa ynag dikatakan Al-Qur’an.
Lucu ya,semua orang pengennya masuk syurga tanpa garus beriman, berpikir, berbicara atau melakukan apa-apa.
Lucu ya, tkita bisa ngirim ribua “jokes” lewat “email”, tapi bila ngirim ynag berkaitan dengan ibadah sering dan mesti mikir dua kali.
Lucu ya, 45 menit teraasa terlalu lama untuk berdzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk nonton pertandingan sepakbola.
Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.
Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdo’a atau sholat, tapi betapa mudahnya mencari bahan obrolan bila ketemu teman.
Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu di pertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.
Lucu ya, susah banget baca Al-Qur’an 1 juz saja, tapi novel “best seller” 100 halama pun habis dilalap.
Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, dan berebut cari shaf paling belakang bila Jum;atan, agar bisa cepat keluar.
Lucu ya, susahnya orang mengajak berpartisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gosip.
Lucu ya, kita begitu percaya apa yang dikatakan koran, tapi sering kita mempertanyakan apa ynag dikatakan Al-Qur’an.
Lucu ya,semua orang pengennya masuk syurga tanpa garus beriman, berpikir, berbicara atau melakukan apa-apa.
Lucu ya, tkita bisa ngirim ribua “jokes” lewat “email”, tapi bila ngirim ynag berkaitan dengan ibadah sering dan mesti mikir dua kali.
Label:
opera
Langganan:
Postingan (Atom)